Berapa biaya bahan untuk satu porsi?
Beberapa baris bahan sudah cukup untuk melihat persentase biaya dan menilai apakah menu terlaris benar-benar untung.
- Hasil utama
- Biaya per porsi dan persentase
- Data yang dibutuhkan
- Jumlah dan harga beli, jumlah dipakai, porsi
- Waktu pengisian
- 2 menit
Gratis · tanpa daftar · isian tetap di browser
Bahan
Kondisi penjualan
Hitung ulang terus setiap harga bahan naik?
Di KitchenCost, mengubah satu harga bahan langsung memperbarui biaya semua menu.
Di komputer tersedia juga versi web →Kenapa persentase biaya bahan penting
Persentase biaya bahan adalah bagian dari harga jual yang habis untuk bahan baku. Menu yang laris pun bisa menyisakan sedikit kalau persentasenya tinggi. Karena itu, angka ini yang pertama perlu dicek sebelum menetapkan harga.
Hitungannya sederhana: biaya bahan = harga beli × (jumlah dipakai ÷ jumlah dibeli), biaya per porsi = total ÷ porsi, persentase = biaya per porsi ÷ harga jual. Kalau 1 kg mi seharga Rp20.000 dan kamu pakai 200 g per porsi, biaya bahan itu Rp4.000.
Di industri kuliner, 30 sampai 40 persen sering dipakai sebagai acuan. Angka yang pas bergantung pada konsep, porsi penjualan lewat pesan antar, dan biaya sewa.
Baca panduan terkait →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah satuan beli dan satuan pakai boleh berbeda?
g↔kg dan ml↔L dikonversi otomatis. Satuan berat dan volume tidak bisa dikonversi, jadi baris bahan itu dikeluarkan dari hitungan disertai keterangan.
Apakah susut bahan ikut dihitung?
Alat web ini tidak menghitungnya karena dibuat untuk pengecekan cepat. Aplikasi KitchenCost mendukung persentase susut per bahan sehingga biayanya lebih akurat.
Benar-benar gratis?
Ya. Kalkulator web ini gratis sepenuhnya dan tanpa pendaftaran. Aplikasi KitchenCost, yang menyimpan menu dan menjaga biaya tetap terbarui, adalah produk terpisah.