Menjelang Imlek, percakapan yang paling sering masuk ke WA UMKM biasanya sama: minta hampers cepat, minta kartu ucapan custom, dan minta kirim ke banyak alamat sekaligus. Order terlihat besar, tetapi margin bisa cepat tipis kalau harga hanya dihitung dari bahan kue.
Di lapangan, kebocoran paling sering muncul dari biaya kemasan, waktu packing, ongkir area padat, dan revisi isi hampers di menit akhir. Artikel ini membantu kamu mengunci harga minimum yang tetap aman saat volume order naik.
Ringkasan cepat
- Untuk Imlek 2026, jadwal nasional menetapkan libur Tahun Baru Imlek pada Selasa, 17 Februari 2026. Artinya puncak order biasanya terjadi di rentang H-14 sampai H-2.
- Harga aman hampers harus dihitung dari biaya lengkap: isi, kemasan, tenaga packing, biaya transaksi, dan cadangan risiko.
- Pola demand tiap kota berbeda. Jakarta cenderung last-minute, Medan kuat di order keluarga besar, Surabaya sering muncul order corporate bundle.
- Cek harga bahan secara berkala lewat Panel Harga Bapanas, PIHPS BI, dan Satu Data Kemendag agar update harga tidak berbasis tebakan.
Kenapa hampers Imlek sering ramai tapi laba kecil
Masalah pertama biasanya ada di kemasan. Box premium, sleeve, pita, kartu, dan bubble wrap terlihat kecil per paket, tetapi ketika order 80-150 paket, totalnya bisa menggerus margin beberapa persen.
Masalah kedua ada di beban kerja tim packing. Pada puncak musim, tambahan 1-2 menit per paket bisa mengubah kebutuhan tenaga kerja harian dan menambah biaya lembur.
Masalah ketiga adalah ongkir multi-drop. Satu pelanggan bisa mengirim ke banyak alamat sekaligus, jadi biaya kirim tidak bisa disamakan dengan transaksi harian biasa.
Rumus harga minimum yang bisa langsung dipakai
totalBiayaHampers = biayaIsi + biayaKemasan + tenagaPacking + ongkirRataRata + biayaTransaksi + bufferRisiko
hargaJualMinimum = totalBiayaHampers / targetFoodCost
Untuk hampers musiman, target food cost 32%-36% biasanya dipakai sebagai titik awal. Jika varian premium dan risiko retur tinggi, gunakan batas bawah agar ada ruang aman.
Simulasi rupiah: hampers Imlek isi kue + teh
Contoh ini memakai angka simulasi agar mudah diadaptasi:
| Komponen | Nilai |
|---|---|
| Isi kue (nastar + putri salju) | Rp90.000 |
| Teh premium + pelengkap | Rp26.000 |
| Box, filler, pita, kartu | Rp34.000 |
| Tenaga packing | Rp20.000 |
| Ongkir rata-rata (multidrop) | Rp14.000 |
| Biaya transaksi (transfer/QRIS/admin) | Rp6.000 |
| Buffer retur/kerusakan kecil | Rp12.000 |
| Total biaya hampers | Rp202.000 |
Jika target food cost 34%:
hargaJualMinimum = 202.000 / 0,34 = 594.118
Harga aman bisa diuji di rentang Rp595.000-Rp639.000, lalu disesuaikan dengan radius kirim dan tingkat custom.
Contoh strategi per area jual
| Area | Pola order yang sering muncul | Tindakan harga yang disarankan |
|---|---|---|
| Jakarta (Glodok/PIK dan sekitarnya) | Order korporat dan last-minute tinggi | Pisahkan harga preorder vs H-3, serta tambah biaya untuk custom mendadak |
| Medan | Order keluarga besar dan kirim ke banyak alamat | Tetapkan minimum pembelian dan tarif kirim bertingkat |
| Surabaya | Bundling hampers untuk relasi bisnis | Siapkan 2 tingkat paket (standar/premium) agar approval budget klien lebih cepat |
Aturan preorder agar margin tidak bocor
- Buka preorder bertahap: early bird (H-30 s.d. H-15) dan regular (H-14 s.d. H-7).
- Batasi jumlah varian supaya packing line tidak kacau saat puncak order.
- Tentukan cut-off custom card/dekorasi, misalnya maksimal H-5 pukul 18.00.
- Gunakan kuota harian produksi agar tim tidak overbook.
- Audit margin harian per varian selama H-7 sampai H-1.
Lakukan sekarang
- Tentukan 2-3 varian hampers dengan kapasitas produksi yang realistis
- Hitung ulang harga minimum memakai rumus biaya lengkap
- Tetapkan kebijakan preorder, cut-off custom, dan kuota harian
- Buat daftar harga per area kirim (dekat, menengah, jauh)
- Review margin realisasi setelah batch pengiriman pertama
Referensi data lokal
- Setneg: SKB 3 Menteri Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026
- Panel Harga Badan Pangan Nasional
- Bank Indonesia - PIHPS
- Satu Data Perdagangan Kemendag
- BPS: Inflasi y-on-y Januari 2026 sebesar 3,55%