Blog

Cara Hitung HPP Makanan Excel per Porsi untuk Warung Kecil (Praktis 15 Menit)

Panduan langkah demi langkah menghitung HPP makanan per porsi di Excel untuk warung kecil, lengkap dengan rumus, contoh rupiah, dan checklist mingguan.

Dipublikasikan 14 Feb 2026
hpp makananexcelwarung kecilharga jualfood costumkm
Di halaman ini

Masalah warung kecil biasanya bukan tidak laku. Masalahnya, laku tapi tidak tahu menu mana yang benar-benar ngasih untung.

Kalau HPP belum rapi, keputusan harga jadi tebak-tebakan. Sekali dua kali mungkin aman, tapi saat harga bahan gerak cepat, warung jadi gampang goyah.

Ringkasan cepat

  • HPP per porsi wajib pakai satuan jelas: gram, ml, porsi.
  • Biaya kecil seperti gas, kemasan, dan susut harus ikut dihitung.
  • Fokus dulu ke menu paling laris.
  • Review mingguan lebih realistis untuk warung kecil.

Sinyal kebutuhan pasar (snapshot 14 Februari 2026)

Kueri yang terus muncul di pencarian:

  • cara hitung hpp makanan excel
  • template excel hitung hpp makanan
  • kalkulator hpp makanan

Ini nunjukin kebutuhan utamanya sederhana: bukan teori panjang, tapi format hitung yang bisa langsung dipakai.

Kenapa update HPP mingguan makin penting

BPS melaporkan inflasi Januari 2026 berada di 3,55% (yoy), sementara komponen volatile food juga naik 3,07% (yoy).

Untuk warung kecil, angka makro ini kebaca jelas di belanja harian: bumbu, protein, dan sayur tidak stabil dari minggu ke minggu. Jadi HPP yang di-update sebulan sekali biasanya sudah terlambat.

Struktur sheet Excel paling simpel

Bikin 4 sheet:

  1. bahan_baku: nama bahan, harga beli, berat/volume beli, loss rate.
  2. resep_menu: nama menu, bahan, jumlah pakai per porsi.
  3. biaya_tambahan: kemasan, gas/listrik, tenaga, susut, biaya transaksi.
  4. ringkasan_hpp: HPP per porsi, target food cost, harga minimum.

Rumus inti (langsung pakai)

usableAmount = kapasitasBeli x (1 - lossRate)
unitCost = hargaBeli / usableAmount
itemCost = unitCost x jumlahPakaiPerPorsi
totalCostPerPorsi = Σ(itemCost) + kemasan + tenaga + utilitas + susut + biayaTransaksi
hargaJualMinimum = totalCostPerPorsi / targetFoodCost

Catatan penting:

  • Jika usableAmount = 0, set unitCost = 0.
  • Jika targetFoodCost = 0, set hargaJualMinimum = 0.
  • Hasil NaN/Infinity selalu anggap 0 lalu cek input.

Contoh cepat: ayam geprek (1 porsi)

KomponenBiaya
Ayam + tepung + bumbuRp7.100
Nasi + lalapanRp2.250
Sambal + minyakRp2.400
Kemasan + alat makanRp1.500
Gas/listrikRp600
TenagaRp1.350
Susut + biaya transaksiRp850
Total HPP per porsiRp16.050

Jika target food cost 38%:

Rp16.050 ÷ 0,38 = Rp42.237

Harga minimum aman sekitar Rp42.500.

3 kebocoran yang paling sering kejadian

  1. Harga bahan tidak di-update sampai sebulan.
  2. Biaya kemasan dianggap biaya opsional.
  3. Susut tidak dicatat, padahal rutin terjadi.

Rutin 15 menit tiap minggu

  • Update harga belanja bahan utama
  • Cek 5 menu terlaris dulu
  • Bandingkan harga jual sekarang vs harga minimum
  • Koreksi menu yang margin bersihnya menipis
  • Simpan riwayat minggu ke minggu untuk lihat tren

Baca juga

Referensi data lokal (cek 2026-02-14)

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Harus langsung hitung semua menu?

Tidak perlu. Mulai dari 3 menu terlaris dulu, lalu lanjut bertahap.

Kalau harga belanja berubah-ubah setiap minggu?

Justru itu alasan HPP harus diupdate rutin. Minimal 1 kali per minggu.

Food cost warung kecil sebaiknya berapa?

Tidak ada angka tunggal. Banyak warung mulai dari 35%-40% lalu menyesuaikan kondisi operasional.

Kalau hasil harga minimum terasa tinggi dibanding kompetitor?

Cek ulang porsi, susut, dan biaya kecil dulu. Menjual di bawah harga minimum biasanya mempercepat masalah kas.

Hitung biaya resep pertamamu sekarang

Masukkan harga bahan dan dapatkan biaya, margin, dan harga jual dalam hitungan detik.