Blog

Cara Hitung Biaya Kemasan Delivery: Biar Nggak Bocor Diam-Diam

Panduan praktis menghitung biaya kemasan delivery untuk UMKM kuliner Indonesia. Ada rumus per menu, contoh rupiah, dan checklist belanja kemasan mingguan.

Dipublikasikan 14 Feb 2026
biaya kemasandelivery makananumkm kulinerharga jualfood cost
Di halaman ini

Di banyak usaha kuliner, kebocoran margin bukan datang dari bahan utama. Justru yang sering bikin rugi pelan-pelan itu biaya kemasan delivery: cup, seal, sendok, tisu, paper bag, sampai biaya gagal kirim karena kemasan bocor.

Masalahnya, biaya ini sering dianggap kecil. Padahal di order harian tinggi, akumulasinya bisa makan margin yang harusnya jadi laba.

Ringkasan cepat

Biaya kemasan harus dihitung per menu, bukan per toko. Menu ayam geprek jelas beda kebutuhan kemasannya dengan soto, mie kuah, atau es kopi. Kalau semua dipukul rata, harga jualmu kelihatan rapi tapi margin aslinya kacau.

Konteksnya juga sedang menekan. BPS merilis inflasi y-on-y Indonesia 3,55% pada 2 Februari 2026, jadi biaya operasional kecil pun cepat terasa kalau tidak dipantau.

Kenapa topik ini penting sekarang

Banyak pemilik usaha fokus ke HPP bahan, tapi lupa biaya kemasan delivery ikut naik seiring perubahan supplier, kuantitas beli, dan standar kualitas kirim.

Di sisi pembayaran, BI menetapkan skema MDR QRIS yang efektif 15 Maret 2025 (misalnya 0,3% untuk UMI tertentu dan 0,7% untuk UKE/UME/UBE). Artinya, biaya transaksi dan kemasan sama-sama harus dihitung sebagai biaya real per order.

Rumus sederhana biaya kemasan per menu

Gunakan rumus ini:

biayaKemasanPerMenu = (totalBiayaSemuaKomponenKemasanDalamBatch) / jumlahPorsiBatch
hargaMinimumMenuDelivery = (HPP + biayaKemasanPerMenu + biayaTransaksi + susut) / targetFoodCost

Komponen kemasan yang wajib masuk:

  • Wadah utama (box/cup/mangkuk)
  • Tutup/seal
  • Sendok/garpu/tisu
  • Saus cup/plastik tambahan
  • Paper bag/stiker
  • Buffer rusak/bocor

Contoh hitung: menu rice bowl delivery

Misal kamu produksi 200 porsi untuk kanal delivery.

Komponen kemasanTotal biaya
Bowl + tutupRp340.000
Sendok + tisuRp90.000
Saus cup + plastik tambahanRp70.000
Paper bag + stikerRp120.000
Buffer gagal pakai (3%)Rp18.000
Total biaya kemasan batchRp638.000

Rp638.000 / 200 = Rp3.190

Jadi biaya kemasan per menu = Rp3.190.

Kalau selama ini kamu cuma memasukkan Rp2.000, berarti ada selisih Rp1.190 per order. Di 120 order/hari, selisihnya sudah Rp142.800 per hari.

Tanda biaya kemasanmu sedang bocor

  • Banyak komplain “kuah tumpah” atau “segel terbuka”.
  • Sering ada pembelian kemasan dadakan harga eceran.
  • Menu delivery laris, tapi margin bersih lebih tipis dari dine-in.
  • Biaya kemasan tidak pernah di-review saat harga supplier berubah.

Checklist belanja kemasan mingguan

  1. Kelompokkan menu per tipe kemasan (kering, berkuah, minuman).
  2. Kunci 1-2 supplier utama per tipe agar harga stabil.
  3. Simpan harga beli per unit, bukan cuma total invoice.
  4. Masukkan buffer rusak 2%-5% ke perhitungan.
  5. Cek ulang harga jual menu yang kemasannya paling mahal.

Lakukan sekarang

  • Hitung biaya kemasan per menu untuk 5 menu delivery terlaris.
  • Pisahkan biaya kemasan di catatan harian (jangan gabung bahan baku).
  • Tambahkan buffer kerusakan kemasan ke struktur harga.
  • Review harga jual jika selisih biaya kemasan >10% dari asumsi lama.
  • Evaluasi supplier kemasan tiap minggu.

Baca juga

Referensi data lokal

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Biaya kemasan wajib dipisah dari biaya bahan?

Iya, wajib. Kalau dicampur ke bahan, kamu sulit tahu menu mana yang boros kemasan.

Boleh pakai satu biaya kemasan untuk semua menu?

Kurang aman. Menu berkuah, gorengan, dan minuman biasanya punya struktur kemasan berbeda.

Biaya QRIS perlu dimasukkan juga?

Perlu. Nilainya kecil per transaksi, tapi besar saat order harian banyak.

Kapan harga menu delivery harus disesuaikan?

Minimal mingguan atau saat ada kenaikan biaya kemasan dan potongan kanal jual.

Hitung biaya resep pertamamu sekarang

Masukkan harga bahan dan dapatkan biaya, margin, dan harga jual dalam hitungan detik.