Blog

Panduan Laporan Laba Rugi Harian Warung Kecil: Tutup Buku 15 Menit Tiap Malam

Template laporan laba rugi harian untuk UMKM kuliner. Lengkap dengan contoh angka, rumus sederhana, dan cara pakai untuk keputusan harga menu.

Dipublikasikan 14 Feb 2026
laporan laba rugiwarung kecilcash flowumkm kulinerakuntansi sederhanaindonesia
Di halaman ini

Banyak pemilik warung merasa usahanya “jalan” karena order ada terus. Tapi ketika jatuh tempo sewa, gaji, atau belanja bahan besar, kas sering terasa seret.

Masalahnya bukan semata omzet. Masalahnya ada di pencatatan laba rugi yang tidak pernah ditutup harian.

Ringkasan cepat

  • Laporan harian membantu bedakan mana menu yang laku dan mana yang benar-benar untung.
  • Formatnya tidak perlu rumit, asal konsisten dipakai tiap malam.
  • Biaya channel digital harus dipisah supaya margin terlihat jelas.
  • Dari laporan harian, keputusan harga dan promo jadi lebih cepat dan lebih aman.

Kenapa laporan harian sekarang makin penting

Kompas menyoroti kasus usaha kuliner yang ramai penjualan tetapi tetap kesulitan membayar kewajiban karena manajemen keuangan tidak rapi. Ini kejadian yang sangat sering di UMKM makanan.

Di sisi konsumen, survei PwC Indonesia menunjukkan tekanan biaya hidup masih tinggi: sekitar 50% responden merasa kemampuan belanja terdampak, dan banyak rumah tangga mengurangi pengeluaran non-esensial. Artinya ruang salah harga makin sempit, jadi kontrol margin harian makin krusial.

Template laporan laba rugi harian (versi warung kecil)

Gunakan format ini setiap akhir operasional:

PosNominal
Penjualan dine-in/takeawayRp…
Penjualan online (aplikasi)Rp…
Total pendapatanRp…
Biaya bahan bakuRp…
Biaya kemasanRp…
Biaya channel/promo/pembayaranRp…
Laba kotorRp…
Biaya tetap harian (gaji, sewa, utilitas)Rp…
Laba operasi harianRp…

Rumus cepat:

labaKotor = totalPendapatan - (biayaBahan + biayaKemasan + biayaChannel)
labaOperasi = labaKotor - biayaTetapHarian
marginOperasi = labaOperasi / totalPendapatan

Contoh angka satu hari operasional

PosNominal
Total pendapatanRp4.850.000
Biaya bahan bakuRp2.020.000
Biaya kemasanRp260.000
Biaya channel/promo/pembayaranRp410.000
Laba kotorRp2.160.000
Biaya tetap harianRp1.430.000
Laba operasi harianRp730.000

Dengan angka ini, margin operasi harian sekitar 15,1%. Kalau selama 7 hari berturut-turut turun di bawah target internal, itu sinyal untuk evaluasi harga, porsi, atau promo.

Aturan 15 menit sebelum tutup

  • 5 menit: tarik data pendapatan per channel.
  • 5 menit: input biaya variabel harian.
  • 5 menit: cek tiga alarm (laba operasi, margin, selisih kas).

Kalau ada alarm merah dua hari berturut-turut, tindak lanjuti besok pagi. Jangan tunggu akhir bulan.

Lakukan sekarang

  • Buat template laba rugi harian yang dipakai tim setiap malam.
  • Pisahkan pendapatan dan biaya per channel penjualan.
  • Tetapkan batas margin operasi minimum mingguan.
  • Review menu dengan kontribusi laba terendah tiap 7 hari.

Baca juga

Referensi data lokal (cek 2026-02-14)

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Warung kecil perlu laporan laba rugi harian?

Perlu, terutama kalau transaksi harian sudah campur antara tunai, transfer, QRIS, dan aplikasi delivery.

Harus detail seperti laporan akuntan?

Tidak. Mulai dari template sederhana dulu: pendapatan, biaya variabel, biaya tetap, lalu laba operasi.

Kalau belum punya software, bisa tetap jalan?

Bisa. Pakai spreadsheet atau catatan terstruktur, yang penting konsisten dan bisa dibandingkan antar hari.

Apa indikator minimum yang wajib dicek tiap hari?

Laba operasi harian, margin kotor, dan selisih kas masuk-keluar. Tiga ini cukup untuk alarm awal.

Hitung biaya resep pertamamu sekarang

Masukkan harga bahan dan dapatkan biaya, margin, dan harga jual dalam hitungan detik.