Blog

Panduan Laporan Arus Kas Usaha Makanan Harian: Omzet Naik, Kas Tetap Aman

Template arus kas harian untuk usaha makanan/warung. Ada rumus sederhana, contoh angka, dan cara membaca alarm kas sebelum telat.

Dipublikasikan 14 Feb 2026
arus kas usaha makanancash flow warungpembukuan harianumkm kulinerindonesia
Di halaman ini

Banyak pemilik usaha makanan merasa aman karena penjualan ramai. Tapi saat jatuh tempo gaji, sewa, atau belanja bahan, kas justru seret.

Masalah ini terjadi karena pemilik cuma melihat omzet dan laba rugi, tanpa membaca arus kas harian.

Ringkasan cepat

  • Arus kas harian membantu melihat napas usaha secara real-time.
  • Pisahkan kas masuk cepat dan kas masuk tertunda (misalnya settlement platform).
  • Buat alarm kas minimum supaya tidak terlambat koreksi.
  • Keputusan promo dan belanja sebaiknya pakai data kas, bukan feeling.

Kenapa ini jadi isu utama UMKM kuliner

Menteri UMKM menyebut Indonesia memiliki sekitar 65,5 juta unit UMKM (ANTARA, 15 Januari 2025). Persaingan padat, margin ketat, dan salah kelola kas bisa cepat menekan usaha kecil.

Pada saat yang sama, tekanan biaya tetap terasa di lapangan. BPS mencatat inflasi y-on-y Januari 2026 sebesar 3,55%, jadi biaya operasional usaha kecil bisa berubah dalam waktu singkat. Saat pelanggan makin selektif belanja, usaha kuliner butuh kontrol kas yang lebih disiplin agar tetap fleksibel menyesuaikan harga dan promo.

Template arus kas harian paling sederhana

PosNominal
Kas masuk tunaiRp…
Kas masuk transfer/QRISRp…
Settlement platform masuk hari iniRp…
Total kas masukRp…
Belanja bahan harianRp…
Upah harian/tenaga bantuRp…
Biaya operasional (gas, listrik, kirim)Rp…
Cicilan/jatuh tempo hari iniRp…
Total kas keluarRp…
Arus kas bersih harianRp…

Rumus inti:

arusKasBersih = totalKasMasuk - totalKasKeluar
saldoAkhirHari = saldoAwalHari + arusKasBersih

Contoh hitung: satu hari operasional

  • Saldo awal: Rp3.200.000
  • Total kas masuk: Rp4.450.000
  • Total kas keluar: Rp4.980.000

arusKasBersih = Rp4.450.000 - Rp4.980.000 = -Rp530.000
saldoAkhirHari = Rp3.200.000 - Rp530.000 = Rp2.670.000

Kalau pola negatif seperti ini terjadi 4-5 hari berturut-turut, berarti masalahnya bukan di “hari sepi”, tapi di struktur biaya atau timing pembayaran.

Tiga alarm kas yang wajib dipantau

  • Alarm 1: saldo akhir turun terus 3 hari beruntun.
  • Alarm 2: biaya promo lebih besar dari kontribusi margin menu promo.
  • Alarm 3: belanja bahan harian naik, tapi nilai transaksi rata-rata tidak ikut naik.

Begitu alarm muncul, koreksi esok hari. Jangan tunggu sampai tagihan menumpuk.

Lakukan sekarang

  • Buat sheet arus kas harian 1 halaman.
  • Pisahkan settlement platform dari kas tunai langsung.
  • Tetapkan saldo kas minimum operasional 7 hari.
  • Review arus kas bersih setiap malam sebelum tutup.

Baca juga

Referensi data lokal (cek 2026-02-14)

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa bedanya laba rugi dan arus kas?

Laba rugi menunjukkan untung-rugi secara akuntansi. Arus kas menunjukkan uang masuk-keluar nyata di rekening atau kas harian.

Warung kecil tetap perlu laporan arus kas?

Perlu. Banyak usaha kecil tutup bukan karena tidak laku, tapi karena kehabisan kas operasional harian.

Seberapa sering arus kas dicek?

Idealnya harian, minimal 3 kali seminggu saat transaksi sedang padat.

Kalau arus kas negatif terus, apa yang diprioritaskan?

Amankan kas dulu: tunda belanja non-prioritas, perketat promo, dan fokus menu dengan kontribusi kas terbaik.

Hitung biaya resep pertamamu sekarang

Masukkan harga bahan dan dapatkan biaya, margin, dan harga jual dalam hitungan detik.