Blog

Panduan Hitung BEP Warung Makan Harian: Berapa Porsi Minimal Supaya Tidak Boncos

Cara hitung BEP warung makan harian dengan rumus sederhana, contoh porsi minimal, dan langkah praktis menurunkan titik impas.

Dipublikasikan 14 Feb 2026
bep warung makanbreak even pointharga jualumkm kulinerindonesia
Di halaman ini

Warung bisa terlihat ramai dari pagi sampai malam, tapi tetap tekor di akhir bulan. Itu terjadi saat pemilik belum tahu titik impas harian, alias berapa porsi minimal yang harus terjual supaya bisnis tidak rugi.

Kalau BEP tidak dihitung, keputusan harian jadi reaktif: promo ditembak tanpa target, harga diubah karena kompetitor, lalu evaluasi hanya berdasarkan feeling.

Ringkasan cepat

  • Hitung BEP dari biaya tetap harian dan margin kontribusi per porsi.
  • Pakai data real 30 hari terakhir, bukan hari paling ramai.
  • Pantau BEP bersama HPP agar target porsi tidak menyesatkan.
  • Turunkan BEP lewat mix menu dan kontrol waste, bukan diskon membabi buta.

Kenapa pemilik warung perlu disiplin soal BEP

Kompas menyoroti banyak usaha kuliner yang tampak laku tetapi tetap kesulitan membayar beban usaha karena manajemen keuangan lemah. Polanya sering sama: omzet ada, tapi biaya tetap tidak terkendali dan margin per menu tidak dipantau.

Di saat bersamaan, harga input tetap bergerak. BPS mencatat kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi tahunan 3,69% pada Januari 2026. Artinya, BEP yang kamu pakai awal tahun bisa cepat usang kalau tidak diperbarui.

Rumus BEP harian yang bisa langsung dipakai

biayaTetapHarian = sewaHarian + gajiHarian + utilitasTetap + biayaTetapLain
marginKontribusiPerPorsi = hargaJualRataRata - biayaVariabelPerPorsi
BEP_porsi = biayaTetapHarian / marginKontribusiPerPorsi
BEP_omzet = BEP_porsi x hargaJualRataRata

Jika marginKontribusiPerPorsi <= 0, artinya struktur harga saat ini tidak menutup biaya variabel. Kondisi ini harus diperbaiki sebelum mengejar volume.

Contoh hitung: warung lauk harian

Asumsi data operasional:

  • Biaya tetap harian: Rp1.350.000
  • Harga jual rata-rata per porsi: Rp28.000
  • Biaya variabel rata-rata per porsi: Rp17.500

Maka:

  • Margin kontribusi per porsi = Rp28.000 - Rp17.500 = Rp10.500
  • BEP porsi = Rp1.350.000 ÷ Rp10.500 = 128,6 porsi (dibulatkan 129 porsi)
  • BEP omzet = 129 x Rp28.000 = Rp3.612.000

Kalau rerata penjualan hari kerja cuma 110 porsi, bisnis masih di bawah titik aman pada hari biasa. Solusinya bukan sekadar “jualan lebih keras”, tapi memperbaiki kombinasi menu dan biaya variabel.

Tiga cara menurunkan BEP tanpa menurunkan kualitas

  1. Naikkan nilai transaksi rata-rata lewat add-on sederhana (minum, lauk tambahan, dessert ringan).
  2. Kurangi waste harian 2%-3% dari menu paling sering tersisa.
  3. Atur jadwal prep dan tenaga kerja berdasar jam puncak, bukan kebiasaan lama.

Perubahan kecil di margin kontribusi sering lebih berdampak daripada promo besar yang justru menekan harga.

Lakukan sekarang

  • Hitung biaya tetap harian dari data 30 hari terakhir.
  • Tentukan margin kontribusi rata-rata per porsi.
  • Tetapkan target porsi minimum harian dari hasil BEP.
  • Pantau realisasi harian selama 2 minggu tanpa jeda.
  • Evaluasi menu ber-margin rendah yang mengganggu titik impas.

Baca juga

Referensi data lokal (cek 2026-02-14)

Pertanyaan yang Sering Diajukan

BEP porsi dan BEP omzet, mana yang lebih penting?

Dua-duanya penting. BEP porsi dipakai untuk target operasional harian, BEP omzet dipakai untuk kontrol keuangan.

Boleh hitung BEP pakai satu menu saja?

Bisa untuk simulasi awal, tapi lebih akurat kalau pakai margin kontribusi rata-rata dari beberapa menu utama.

Kalau BEP terlalu tinggi, harus langsung naikkan harga?

Tidak selalu. Bisa mulai dari menurunkan biaya variabel, mengurangi waste, dan memperbaiki mix menu.

Seberapa sering BEP perlu dihitung ulang?

Minimal bulanan, atau lebih cepat saat biaya bahan dan biaya tetap berubah signifikan.

Hitung biaya resep pertamamu sekarang

Masukkan harga bahan dan dapatkan biaya, margin, dan harga jual dalam hitungan detik.