Blog

Panduan Harga Konsumsi Panitia Qurban Masjid: Biar Budget Aman dan Tetap Untung

Panduan praktis menghitung harga nasi kotak untuk panitia qurban masjid. Lengkap dengan contoh rupiah, FAQ, dan langkah eksekusi cepat.

Dipublikasikan 6 Feb 2026
·
Diperbarui 11 Feb 2026
idul adhaqurbannasi kotakharga jualkateringindonesia
Di halaman ini

Order konsumsi panitia qurban sering terlihat menarik karena jumlah porsinya besar. Tantangan sebenarnya muncul di detail operasional: jam distribusi mepet, lokasi penyembelihan kadang jauh, dan perubahan jumlah porsi sering datang di menit akhir.

Kalau harga ditentukan hanya dari “patokan pasar”, omzet memang terlihat besar, tetapi margin bersih bisa menipis setelah ongkir, tenaga tambahan, dan biaya transaksi dihitung. Karena itu, untuk order qurban, harga aman harus dibangun dari biaya penuh per box.

Ringkasan cepat

Hitung harga konsumsi panitia qurban dari total biaya riil per porsi, lalu bagi dengan target food cost. Untuk banyak UMKM katering, rentang food cost 36%-42% masih masuk akal selama komponen logistik dan tenaga lapangan benar-benar dimasukkan.

Sebagai konteks biaya, BPS merilis inflasi y-on-y Januari 2026 sebesar 3,55% pada 2 Februari 2026. Saat harga bahan mudah bergerak, review harga per proyek jauh lebih aman daripada menyalin harga event sebelumnya.

Kenapa order qurban sering terlihat ramai tapi laba tipis

Masalah pertama biasanya ada di distribusi. Titik kirim konsumsi panitia qurban sering tidak seefisien event kantor karena akses jalan, waktu bongkar, dan antrean lapangan. Jika biaya ini tidak dicatat sebagai komponen terpisah, margin akan turun tanpa terlihat sejak awal.

Masalah kedua ada di perubahan mendadak. Tambahan 20-50 box di H-1 bisa memaksa belanja bahan dadakan dengan harga lebih mahal. Tanpa cut-off jumlah final, vendor menanggung seluruh selisih biaya dan risiko kualitas.

Masalah ketiga adalah biaya pembayaran. Untuk transaksi non-tunai, biaya merchant tetap memotong hasil akhir. Komponen kecil ini sering diabaikan padahal dampaknya signifikan pada order volume besar.

Rumus harga minimum konsumsi panitia qurban

Pakai rumus sederhana berikut:

totalBiayaPerBox = bahan + kemasan + tenaga + logistikLokasi + susut + biayaPembayaran
hargaJualMinimum = totalBiayaPerBox / targetFoodCost

Jika targetFoodCost = 0,40, berarti biaya makanan dan produksi berada di 40% dari harga jual. Jika titik kirim lebih dari satu lokasi, gunakan target lebih konservatif agar ada ruang untuk biaya tak terduga.

Contoh hitung: 220 box untuk panitia qurban masjid

Misalnya ada pesanan 220 box untuk panitia dan relawan, dengan distribusi ke area masjid dan titik penyembelihan.

KomponenBiaya per box
Nasi + lauk utama + sayurRp16.800
Pelengkap (sambal, kerupuk, air mineral)Rp3.400
Kemasan (box, sendok, tisu, plastik)Rp2.300
Tenaga prep, packing, dan distribusiRp3.400
Logistik lokasi qurbanRp2.200
Cadangan susut produksiRp1.200
Biaya pembayaran/administrasiRp700
Total biaya per boxRp30.000

Jika target food cost 40%:

Rp30.000 ÷ 0,40 = Rp75.000

Harga aman berada di kisaran Rp75.000-Rp79.000 per box, tergantung tingkat kesulitan lokasi dan skema pengiriman.

Jika panitia mengajukan budget Rp62.000 per box, hitung mundur dulu:

Rp62.000 x 0,40 = Rp24.800

Artinya biaya maksimal yang boleh dipakai hanya Rp24.800, sementara biaya riil Rp30.000. Tanpa revisi paket atau penyesuaian harga, proyek ini berisiko merugi.

Aturan operasional yang sebaiknya disepakati sejak awal

Pertama, batasi varian paket menjadi 2-3 opsi agar belanja bahan dan alur packing tetap efisien. Terlalu banyak varian akan memperbesar risiko salah produksi saat volume tinggi.

Kedua, tetapkan cut-off jumlah final minimal H-3. Perubahan setelah cut-off tetap bisa diterima bila kapasitas ada, tetapi harus memakai biaya add-on yang sudah disepakati.

Ketiga, pisahkan biaya logistik berdasarkan jarak dan jumlah titik kirim. Model satu harga untuk semua lokasi sering membuat order jauh terlihat ramai tetapi sebenarnya menekan margin.

Keempat, pastikan DP 30%-50% masuk ke SOP order komunitas. Ini menjaga arus kas belanja bahan sekaligus menurunkan risiko pembatalan.

Lakukan sekarang

  • Tetapkan 2 paket konsumsi qurban dengan komposisi jelas
  • Hitung ulang biaya per box sampai komponen kecil (air mineral, admin pembayaran)
  • Terapkan cut-off final quantity minimal H-3
  • Buat tarif add-on untuk revisi porsi dan titik kirim tambahan
  • Evaluasi margin setelah event pertama, lalu sesuaikan harga proyek berikutnya

Baca juga

Referensi data lokal

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Harga konsumsi panitia qurban harus sama dengan harga event biasa?

Tidak harus sama. Produksi volume besar dengan jam distribusi ketat biasanya butuh biaya tenaga dan logistik tambahan.

Perlu biaya tambahan untuk lokasi penyembelihan yang jauh dari dapur?

Perlu. Biaya transport, waktu tunggu, dan tim bongkar harus dimasukkan agar margin tidak bocor.

Kalau panitia minta tambahan porsi mendadak, bagaimana?

Tetapkan cut-off jumlah final dan biaya perubahan. Pesanan setelah cut-off sebaiknya memakai tarif add-on.

Apakah order panitia tetap perlu DP?

Iya. DP 30%-50% membantu belanja bahan lebih aman dan mengurangi risiko pembatalan mendadak.

Hitung biaya resep pertamamu sekarang

Masukkan harga bahan dan dapatkan biaya, margin, dan harga jual dalam hitungan detik.