Blog

Kenapa Harga di GoFood Lebih Mahal? Penjelasan Jujur untuk Pelanggan Tanpa Bikin Kabur

Panduan untuk UMKM kuliner menjelaskan perbedaan harga online vs offline secara jujur, ringkas, dan tetap menjaga kepercayaan pelanggan.

Dipublikasikan 14 Feb 2026
gofoodharga onlinekomunikasi pelangganharga jual makananumkm kuliner
Di halaman ini

Pertanyaan ini muncul terus di chat merchant: “Kok di aplikasi lebih mahal dari harga di toko?”

Kalau dijawab defensif, pelanggan bisa merasa tidak dihargai. Kalau tidak dijawab, pelanggan mengira merchant sengaja markup berlebihan.

Ringkasan cepat

  • Harga online sering lebih tinggi karena struktur biaya online berbeda.
  • Jelaskan alasan dengan bahasa manusia, bukan bahasa audit.
  • Satu template jawaban untuk semua admin lebih aman.
  • Transparansi biasanya lebih efektif daripada diskon panik.

Ini memang pertanyaan yang paling sering dicari

Di pencarian Google Indonesia, kueri kenapa harga di gofood lebih mahal dan variasinya muncul konsisten.

Di sisi merchant, kueri soal cara menentukan harga jual per platform juga tinggi. Artinya kedua sisi sama-sama sensitif: pembeli membandingkan harga, penjual bingung menjaga margin.

Kenapa perbedaan harga online itu wajar

Biaya online bukan cuma “ongkir”. Untuk merchant, ada tumpukan biaya lain:

  • kemasan delivery yang lebih aman,
  • kontribusi promo/campaign,
  • biaya channel dan transaksi,
  • risiko komplain/refund yang lebih tinggi.

Secara makro, transaksi digital di Indonesia terus naik. Data BI (17 Desember 2025) menunjukkan volume pembayaran digital 2025 naik 36,1% (yoy), sementara volume QRIS naik 183,9% (yoy). Saat channel digital membesar, biaya channel juga jadi komponen yang tidak bisa diabaikan.

Rumus cepat untuk jelaskan selisih harga

selisihHargaOnline = biayaKemasanOnline + biayaChannel + kontribusiPromo + biayaTransaksiTambahan
hargaOnline = hargaOffline + selisihHargaOnline

Bukan berarti semua menu harus naik tinggi. Yang penting, selisihnya konsisten dengan struktur biaya riil.

Contoh penjelasan yang bisa langsung dipakai

Untuk bio/notes menu (pendek)

Harga online dapat berbeda dari harga dine-in karena ada biaya kemasan delivery, biaya channel, dan biaya layanan transaksi.

Untuk balasan chat pelanggan (human)

Betul Kak, ada selisih harga di aplikasi. Kami tetap jaga porsi dan kualitas, tapi di channel online ada biaya tambahan seperti kemasan delivery dan biaya layanan platform. Terima kasih sudah tetap support usaha kecil kami.

Untuk pelanggan loyal (lebih personal)

Terima kasih sudah langganan. Kami usahakan harga tetap seaman mungkin, tapi di aplikasi ada komponen biaya tambahan yang tidak ada di transaksi langsung di toko.

3 hal yang sebaiknya jangan dilakukan

  1. Menyalahkan pelanggan karena “hanya lihat harga”.
  2. Menjawab beda-beda antar admin.
  3. Diskon besar spontan tanpa hitung margin.

Komunitas merchant juga mengalami hal yang sama

Dalam rilis komunitas pedagang kuliner (KOMPAG, 15 Mei 2023), banyak mitra menyampaikan tekanan margin di platform. Sebagian mengaku volume pesanan turun dan merasa struktur layanan belum ideal bagi merchant kecil.

Poinnya sederhana: ini isu sistemik, bukan kamu sendirian. Maka responsnya juga harus sistemik: hitung biaya, rapikan komunikasi, dan konsisten.

Lakukan sekarang

  • Buat 1 template jawaban harga online vs offline untuk semua admin
  • Pasang catatan singkat di bio/menu note aplikasi
  • Cek 10 menu terlaris: selisih harga sudah sesuai biaya real atau belum
  • Evaluasi respons pelanggan 7 hari setelah template dipakai
  • Jika komplain tinggi, perbaiki narasi dulu sebelum obral promo

Baca juga

Referensi data lokal (cek 2026-02-14)

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kalau harga online lebih tinggi, pelanggan pasti marah?

Tidak selalu. Banyak pelanggan menerima kalau alasannya dijelaskan jelas dan tidak bertele-tele.

Harus diumumkan di mana?

Taruh penjelasan singkat di bio, menu note, dan template jawaban admin agar konsisten.

Boleh beda harga online dan offline?

Boleh. Selama transparan dan konsisten, perbedaan harga per channel adalah praktik yang umum.

Kalimat apa yang sebaiknya dihindari?

Hindari menyalahkan pelanggan atau menyebut kompetitor. Fokus pada struktur biaya dan komitmen kualitas.

Hitung biaya resep pertamamu sekarang

Masukkan harga bahan dan dapatkan biaya, margin, dan harga jual dalam hitungan detik.