Blog

Cara Audit Susut Bahan Dapur: Biar Stok Nggak Hilang Jadi Rugi

Panduan audit susut bahan dapur untuk UMKM kuliner Indonesia. Lengkap dengan rumus shrinkage, contoh angka, dan SOP 7 hari yang bisa langsung dipakai.

Dipublikasikan 14 Feb 2026
susut bahanfood wastestok dapurumkm kulinerhpp
Di halaman ini

Stok dapur sering habis duluan padahal penjualan biasa saja. Ini keluhan yang sangat umum di warung dan usaha makanan rumahan. Kalau dibiarkan, susut bahan akan menggerus margin tanpa terasa.

Masalahnya bukan cuma bahan basi. Salah takar, prep berlebihan, retur, hingga pencatatan stok yang bolong juga masuk kategori kebocoran.

Ringkasan cepat

Audit susut bahan harus jadi rutinitas operasional, bukan pekerjaan musiman. Cukup pakai tiga data inti: stok awal, pembelian, dan stok akhir. Dari situ kamu bisa lihat apakah kehilangan bahan masih normal atau sudah berbahaya.

Skalanya juga bukan isu kecil. Data Bappenas yang dikutip ANTARA English menyebut Indonesia menghasilkan food loss and waste sekitar 23-48 juta ton per tahun, dengan estimasi kerugian ekonomi sangat besar. Di level UMKM, kebocoran kecil harian adalah versi mikro dari masalah yang sama.

Rumus audit susut yang simpel

Gunakan rumus berikut per bahan:

pemakaianTeoritis = stokAwal + pembelian - stokAkhir
susut = pemakaianTeoritis - pemakaianStandarResep
persentaseSusut = (susut / pemakaianTeoritis) x 100%

Kalau pemakaianTeoritis bernilai 0, jadikan persentase 0 dulu lalu cek data input supaya tidak menghasilkan NaN/Infinity.

Contoh cepat: bahan ayam fillet 1 minggu

KomponenNilai
Stok awal40 kg
Pembelian minggu ini85 kg
Stok akhir20 kg
Pemakaian teoritis105 kg

Dari resep dan volume jual, pemakaian standar seharusnya 95 kg.

  • Susut = 105 - 95 = 10 kg
  • Persentase susut = 10 / 105 x 100% = 9,52%

Kalau margin usahamu tipis, angka susut hampir 10% seperti ini sudah cukup untuk menghapus laba mingguan.

5 penyebab susut yang paling sering

  1. Prep berlebihan saat prediksi order meleset.
  2. Porsi tidak konsisten di jam ramai.
  3. FIFO tidak jalan (stok lama tertinggal).
  4. Penyimpanan suhu tidak stabil.
  5. Tidak ada catatan retur/komplain sebagai pengurang stok.

SOP audit susut 7 hari

Hari 1:

  • Pilih 5 bahan paling mahal dan paling cepat habis.

Hari 2-3:

  • Catat stok awal-akhir harian.
  • Bandingkan dengan jumlah porsi terjual.

Hari 4-5:

  • Tandai bahan dengan susut tertinggi.
  • Cek sumber masalah: porsi, simpan, atau proses prep.

Hari 6:

  • Terapkan koreksi kecil: takaran baku, batch prep lebih pendek, dan label tanggal.

Hari 7:

  • Hitung ulang persentase susut.
  • Putuskan tindakan tetap: ganti SOP, ubah supplier, atau ubah menu.

Hubungkan audit susut ke harga jual

Susut bahan bukan sekadar isu gudang. Ini langsung memengaruhi HPP dan harga minimum. Saat harga bahan naik, efek susut jadi dua kali lebih berat.

Contohnya pada komoditas cabai. Pemberitaan Kompas TV (10 Januari 2025) dan detikJatim (6 Desember 2025) menunjukkan lonjakan harga cabai di pasar tradisional. Kalau susut tidak dikendalikan saat harga naik, kebocoran margin akan makin cepat.

Lakukan sekarang

  • Audit susut untuk 5 bahan kunci selama 7 hari.
  • Tetapkan batas susut per bahan (threshold internal).
  • Wajibkan tim catat retur/komplain yang memengaruhi stok.
  • Perbaiki SOP porsi dan FIFO untuk bahan basah.
  • Update HPP menu jika susut riil naik.

Baca juga

Referensi data lokal

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Susut bahan wajar itu berapa persen?

Tergantung jenis menu dan bahan, tapi angka harus konsisten dipantau. Kalau naik terus tanpa sebab jelas, itu sinyal kebocoran.

Perlukah audit susut kalau warung masih kecil?

Perlu. Justru usaha kecil paling cepat terasa dampaknya saat stok banyak terbuang.

Bedanya susut normal dan susut bermasalah apa?

Susut normal bisa dijelaskan (trim, penyusutan masak). Susut bermasalah biasanya datang dari salah porsi, salah simpan, atau pencatatan yang berantakan.

Audit harus setiap hari?

Untuk bahan basah, idealnya harian. Untuk bahan kering bisa dibuat mingguan dengan kontrol yang disiplin.

Hitung biaya resep pertamamu sekarang

Masukkan harga bahan dan dapatkan biaya, margin, dan harga jual dalam hitungan detik.